bukan lagi tentang kita..hanya tentangmu..

                Malam ini entah malam ke berapa aku memiliki perasaan seperti ini. Aku selalu memikirkanmu sepanjang hari ini. Aku sangat merindukanmu. Lebih dari hari – hari kemarin. Andaikan kamu tahu dan kamu mengerti. Tapi aku tahu, kamu tahu tentang perasaanku ini. Hanya keadaan yang memaksa aku terdiam di sini. Aku tak lagi mampu mengungkapkan rinduku seperti dulu. Aku hanya memperhatikanmu dari sini. Dan mungkin kamu tak pernah tahu.

                Aku ingin sekali menyapamu seperti dulu. Tapi aku takut terluka lagi seperti kemarin. Entah sengaja atau tidak kamu selalu membalas pesanku yang berisi pesan untuk orang lain. Aku tahu dan aku merasakan jika kamu memang menjauh dariku. Dulu mungkin aku tak pernah tahu alasannya. Tapi kini aku mengetahui alasan itu. Karena sudah ada dia dalam hidupmu sekarang. Aku tak pernah bermaksud mengganggu kebahagiaanmu bersamanya. Kamu tak pernah mengatakannya kepadaku. Sampai aku tahu tentang semua itu. Aku senang melihatmu bahagia. Tapi aku tak pernah suka melihatmu bersedih.

                Kebahagiaanmu bersamanya mungkin kesedihan untukku. Karena aku tahu aku takkan bisa lagi seperti dulu. Aku takkan mungkin mendapatkan tawaku yang dulu ketika bersamamu. Aku takkan bisa membuatmu tertawa lagi seperti dulu. Menghabiskan waktu bersama lagi seperti dulu. Andai kamu tahu, semua ini bukan masalah memiliki atau tidak memilikimu. Berada di dekatmu selalu menjadi kebahagiaan untukku.

                Aku sudah terbiasa merasakan kehilangan seperti ini. Selalu menunggu seseorang yang mencintaiku. Hanya saja takdir selalu berkata lain. Setiap orang yang aku cintai, perlahan pergi meninggalkanku. Aku tak pernah ingin kamu benar – benar pergi dari hidupku. Jika hanya menjauh, aku akan selalu mencoba untuk mempertahankanmu di sini. Tak lagi tuk pergi menjauh, cukup sampai ditempatmu kini sekarang. Jangan menjauh lagi dari hidupku. Aku masih ingin melihatmu, walaupun kamu bersamanya.

                Aku slalu ingin melihatmu bahagia. Semoga dia wanita yang tepat. Semoga wanita beruntung itu selalu bisa menjaga cintamu, tak membuatmu terluka seperti yang dulu, membuatmu tersenyum selalu dan setia menemani hidupmu. Aku tahu kamu adalah pria yang baik. Kamu pantas mendapatkan seseorang yang terbaik untukmu. Dan aku cukup sadar dengan segala kekuranganku dan keterbatasanku. Mungkin takdir mempunyai rencana lain. Meski aku tak lagi menyapamu. Dalam setiap doaku akan selalu ku selipkan doa untuk bahagiamu.

                Biarkan aku di sini bersama rasa rinduku kepadamu. Bersama sepi yang selalu setia menemaniku. Tak pernah lagi ada hari seindah dulu ketika bersamamu. Mengenalmu adalah salah satu kebahagiaan buatku. Dan tak kan pernah kulupa semua itu. Semua tentangmu masih tersimpan rapi dalam kenanganku. Darimu aku banyak belajar sesuatu yang dulu mungkin tak pernah aku pikirkan.

                Jangan menjauh lagi dari hidupku ya. Cukup sampai di sana, di tempatmu kini. Jangan berlari lagi. Aku lelah mengejarmu. Aku cukup melihatmu dengannya dari sudut ini. Aku sudah bahagia walaupun ada sedikit luka dihatiku. Tapi bahagiamu lebih penting dari luka itu. Entah kapan aku akan lelah merindukanmu. Waktu selalu mempunyai jawabannya sendiri. Apakah aku akan terus menunggumu di sini seperti sekarang?? Atau aku akan mengejar bahagiaku sendiri ketika lelah menunggumu. Aku hanya berdoa yang terbaik untuk kita.

                Selalu semangat jalanin hidupmu ya!! Tetap optimis dengan apapun yang terjadi. Jangan pernah putus asa lagi. Aku seseorang yang selalu rindu melihat senyummu. Menunggumu di sini dengan segala keterbatasanku memilikimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s