Dear Kakak..

Mungkin kamu kaget waktu baca isi email ney kak.maaf klo aku lancang atau kamu gag suka atau kamu berpikiran jika aku terlalu berlebihan.tapi aku hanya ingin menyampaikan satu hal, yang selama ney aku pendam sendiri. Perasaan yang selalu membuat aku galau karena mikirin seseorang.tuh kata kamu.hehehe..

Kamu inget gag gimana kita pertama kenalan? Aku yang mungkin bersikap sok kenal sok dekat ma kamu. Terus kamu yg cool,nganggap aku biasa aja. Nyampe berhari – hari aku nunggu kamu buat minta no tlpnku. Dan akhirnya pertama kali kamu minta no tlpn ku,kemudian kita ngobrol panjang lebar hampir tiap hari. Ngomongin masalah dari hal – hal yang penting nyampe hal – hal yang gag penting banged. Tapi entah kenapa dan sejak kapan kehadiranmu menjadi lebih special di hidup aku.

Kamu pasti bilang aku lebay,gag pa – pa kug klo kamu berpikiran kayak geto kak..

Kak, email ney gag hanya menceritakan gimana awal perkenalan kita, tetapi juga bagaimana perasaanku selama ney pada kamu..

“Aku sayang ma kamu kak…”

Childish & lebay banged ya?? Mungkin kamu tertawa membacanya, tapi itulah yang aku rasakan. Sejak kamu ada di hidupku, hidupku jauh terasa lebih berwarna. Aku gag bisa bohong bahwa aku jatuh cinta ma kamu kak. Kita sering banged berbagi cerita ttg hidup kita masing – masing. Masa lalu kita,mimpi dimasa depan kita. Aku gag pernah ngerasain perasaan senyaman itu ketika bersama seseorang. Aku gag pernah ngerasa bosen ketika bersamamu. Bahkan ketika aku ngerasa sedih atau moodku jelek,ketika bersamamu. Aku bisa seketika tersenyum lagi kak..

Jika teman-temanku yang lain bisa dengan mudah menyatakan cintanya pada laki-laki seumuranmu, aku tidak bisa. Entah malu, jaim, gengsi tinggi atau apapun namanya, aku tidak bisa mengucapkan tiga kata itu di depanmu.

Pernah aku mencobanya, mungkin ketika kita berdua ngobrol. Dan kamu selalu bertanya siapa sie “seseorang” itu yang membuat aku galau??Sebenarnya aku ingin bilang, kata-kata sudah sampai di ujung lidah, tapi entah kenapa tidak bisa. Sampai akhirnya kita Cuma ngobrol banyak hal dan hanya tertawa-tawa hingga tlpn berakhir.

Kita bertemu dan aku benar merasakan bahwa rasa itu ada. Sebelum kita bertemu rasanya aneh,mana mungkin aku ngerasain jatuh cinta kepada seseorang yang bahkan aku belum pernah bertemu dengannya. Apalagi dalam waktu yang tidak lama setelah mengenalmu. Mungkin kamu berpikiran seperti yang sering kamu ucapkan jika “Gemini”, seseorang yang mudah jatuh cinta. Tapi sungguh aku beru pernah merasakan hal seperti ini. Dan aku tetap menyimpan perasaanku padamu.

Aku tidak berharap apapun setelah kamu membaca email ini. Aku juga tidak meminta balasan apapun. Cukuplah kamu tahu bagaimana perasaanku padamu. Maaf jika email ini pada akhirnya mengganggumu. Aku hanya ingin melegakan perasaanku, agar tidak ada lagi bola besar yang terasa sesak dan meronta ingin dikeluarkan dari dalam dadaku.

Maaf atas ketidakberanianku selama ini. Jangan tanya kenapa, aku tidak bisa mengungkapkan rasa sukaku dengan ucapan. Semoga email ini bisa menyampaikan dalamnya perasaanku padamu. Baik-baik di sana, jaga kesehatan, tetap semangat jalanin hidupmu ya kak. Semoga semua mimpi & harapanmu bisa tercapai kak. Jika kita memang jodoh, semoga ada jalannya. Jika tidak, semoga kita selalu berbahagia dan selalu bersahabat baik selamanya.

Yang selalu bahagia melihat senyummu,

 

“Ndud”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s